Promo Menarik Operator Seluler di Ramadhan 2021

Trafik layanan telekomunikasi, khususnya internet, biasanya melonjak pada momen Ramadhan dan Idul Fitri. Lonjakan trafik tersebut biasanya terjadi menjelang dan saat Idul Fitri. Terlebih lagi karena masa pandemi, larangan mudik telah diberlakukan sejak tahun lalu. Hal ini menyebabkan penggunaan internet khususnya untuk panggilan video semakin tinggi. Silaturahmi saat Lebaran yang biasanya dilakukan secara langsung, kini berubah menjadi silaturahmi virtual melalui aplikasi video call atau video conference.

Untuk menghadapi hal ini, berbagai operator seluler di Indonesia meluncurkan berbagai penawaran menarik. Selain dengan memperkuat kualitas dan jaringan layanan, bermacam promo dan paket internet murah turut dihadirkan oleh penyelenggara jasa layanan seluler.

Nah, apa saja promo menarik yang hadir pada tahun ini? Berikut adalah daftarnya. 

  1. Telkomsel

Salah satu operator seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel, kembali menawarkan promo menarik bagi pelanggan setianya di bulan Ramadhan ini.

Dari kategori paket internet, Telkomsel menawarkan paket data Combo seharga Rp 100.000,00 yang terdiri dari data 10GB, 100 menit telepon, 100 SMS ke sesama pengguna Telkomsel, serta tambahan kredit sebesar Rp 10.000,00. Paket ini dapat dibeli melalui channel partner bank pilihan. Adapun bank mitranya yaitu BCA, BSI, BTN, Bank Muamalat, Bank Sumut, Bank Kalbar, Bank Kalteng, Bank Nagari, Bank Kaltimtara, Bank Kalsel, Bank Mega, BPD Bali, serta Bank Sulselbar.

Promo ini berlaku untuk 2 periode. Periode pertama pada 12-15 April 2021 dan periode kedua pada 19-22 April 2021.

Telkomsel juga menyiapkan sejumlah loyalty program untuk para pelanggannya. Dalam penawaran terbaru program loyalty dari Telkomsel yang disiapkan di momentum Ramadhan 2021 dan Idul Fitri 2021 atau yang di Telkomsel disebut dengan nama RAFI 2021 tersebut, bahkan terdapat promo cashback sampai 70%. Program loyalty ini bisa diperoleh dengan melakukan pembelian paket lewat aplikasi MyTelkomsel.

  1. Hutchison 3 Indonesia (Tri)

Tak ketinggalan, Tri Indonesia menghadirkan program khusus untuk 40 juta pelanggannya. Program bertajuk #TriBerkahBerlipat ini menawarkan berbagai promo menarik. Di antaranya yaitu Paket Buka Sahur, di mana pelanggan dapat melakukan pembelian paket hingga 50GB dengan harga terjangkau mulai dari Rp 3.000,00.

Selanjutnya ada Tebus Murah Kuota 50GB. Untuk setiap pembelian Kuota Happy 12GB/18GB/25GB selama program berlangsun di Bulan Ramadan, pelanggan Tri bisa melakukan tebus murah kuota 50GB mulai dari Rp 500,00.

Ada pula berbagai promo cashback yang ditawarkan. Untuk pembelian paket KeepOn + Viu di Shopee dengan pulsa Tri, pelanggan akan mendapatkan cashback 60% tanpa minimum transaksi. Sementara untuk transaksi pembelian pulsa menggunakan GoPay, pelanggan mendapatkan cashback hingga 50% untuk minimal transaksi Rp 16.000,00.

  1. Indosat Ooredoo

Dengan tajuk #SilaturahmiTanpaHenti, Indosat Ooredoo menawarkan Freedom Internet dengan diskon hingga 40% melalui aplikasi myIM3, e-Commerce, minimarket, perbankan, mengetik di ponsel *123#, maupun mitra penjualan IM3 Ooredoo.

Selain itu pelanggan juga bisa mendapatkan promo diskon lainnya di channel pembelian favorit, ada juga promo khusus jika melakukan aktivasi kartu perdana Freedom Internet 8GB di mitra outlet terdekat.

  1. Smartfren

Smartfren menawarkan Extra Unlimited Malam Full Speed yang otomatis aktif setiap hari pada jam 01.00 – 05.00 WIB pada saat sahur selama bulan Ramadhan. Benefit ini dapat dinikmati oleh seluruh pengguna paket Smartfren Unlimited dan Kuota Nonstop. Selain itu, pelanggan juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah langsung dengan mengikuti program Rejeki WOW Treasure Hunt. Caranya adalah dengan menginstal aplikasi Smartfren dan memulai perburuan harta karun dengan bertransaksi seperti isi ulang pulsa, bayar tagihan Pascabayar atau membeli paket apapun.

Tak Kunjung Rujuk dengan Google, Huawei Luncurkan HarmonyOS

Perusahaan telekomunikasi asal China, Huawei, tercatat telah masuk daftar hitam Amerika Serikat (AS) sejak pertengahan 2019 lalu. Daftar tersebut membuat Huawei tidak diperbolehkan berbisnis dengan perusahaan AS manapun, termasuk Google. Akibatnya, ponsel-ponsel baru Huawei tidak dapat menggunakan layanan Google, seperti Gmail, YouTube, Google Maps, Google Play, dan lainnya. 

Padahal, aplikasi dan layanan Google adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem perangkat Android bagi para pengguna di luar China. Hampir semua pengguna smartphone mengandalkan layanan Google untuk download game, menonton video, browsing, atau kegiatan lain seperti membuka situs bola judi resmi.

Masuknya Huawei ke daftar hitam tersebut terjadi atas perintah Presiden AS Donald Trump yang melarang perusahaan teknologi AS untuk bekerja dengan Huawei karena tudingan soal isu keamanan.

Belakangan, pemerintah AS yang kini dipimpin oleh Joe Biden memberikan kabar terbaru menyangkut nasib Huawei di Amerika Serikat.

Juru bicara Gedung Putih mengatakan bahwa pemerintah AS berupaya melindungi jaringan telekomunikasi negara dari “vendor tidak terpercaya” seperti Huawei Technologies Co Ltd yang berpotensi mengancam keamanan nasional. 

Pemblokiran ini sebenarnya menyasar produk telekomunikasi Huawei, khususnya perangkat jaringan 4G/5G yang digunakan operator seluler AS. Namun, pelarangan ini turut berimbas pada produk konsumer Huawei lainnya, seperti smartphone beserta isinya.

Smartphone Huawei menjadi terlarang menggunakan layanan Google dan chipset buatan AS, seperti Qualcomm.

Meski demikian, pemerintahan Biden berniat meninjau ulang dan berkonsultasi dengan beberapa pihak terkait untuk menentukan nasib bisnis Huawei di AS.

Dengan dirilisnya sikap terbaru pemerintahan Biden ini, maka Huawei belum akan terbebas dari jeratan entity list, setidaknya dalam waktu dekat ini.

Ini berarti Google belum bisa mengizinkan smartphone Huawei menggunakan layanan Google Mobile Service (GMS). Keputusan ini memang berada sepenuhnya di tangan pemerintah AS, bukan Google.

Tindakan AS yang memutus Huawei dari perangkat lunak Google mendorong mereka untuk meluncurkan sistem operasinya sendiri, HarmonyOS. Huawei mengumumkan HarmonyOS akan mulai diluncurkan di smartphone-nya mulai bulan April 2021. Pengguna ponsel Huawei termasuk pengguna di luar China akan dapat mengunduhnya sebagai pembaruan.

HarmonyOS disebut sebagai sistem operasi yang dapat bekerja lintas perangkat dari smartphone hingga TV. 

Ponsel pertama Huawei yang akan menggunakan HarmonyOS adalah Huawei Mate X2. Setelahnya, pabrikan bakal meluncurkan sistem operasinya ke beberapa perangkat lainnya.

Pihak Huawei menjabarkan, Harmony OS sekilas tidak jauh berbeda dengan EMUI (UI Huawei) yang berbasis Android seperti yang berlaku saat ini. Secara teknis, pengoperasian dan desain antarmuka Harmony OS dinilai masih sama.

HarmonyOS 2.0 versi beta telah diluncurkan pada tahun 2020. Pengujian HarmonyOS 2.0 perdana dilakukan pada seri Huawei P40 atau Mate 30. Demo tersebut adalah untuk menampilkan kemampuan sistem. Sementara dari segi antarmuka, Huawei memastikan Harmony OS akan memiliki desain antarmuka baru yang berbeda dari Android.

President Consumer Business Software Huawei, Wang Chenglu, menegaskan, Harmony OS muncul bukan untuk menggantikan Android. Ia mengaku bahwa sistem operasi tersebut ada untuk siap bersaing dan melampaui Android.

Huawei telah merayu para pengembang untuk membuat aplikasi untuk HarmonyOS. Untuk pengguna internasional, Huawei mendesain ulang antarmuka untuk toko aplikasinya yang dikenal sebagai AppGallery dan meningkatkan fungsi navigasi. Saat ini, AppGallery Huawei memiliki lebih dari 530 juta pengguna aktif bulanan.

Huawei memiliki serangkaian aplikasi seperti pemetaan dan browser yang disebut Huawei Mobile Sevice (HMS). HMS memiliki 2,3 juta pengembang yang terdaftar di seluruh dunia. Dan di China, mampu menghadirkan aplikasi populer.

Namun, dengan dominasi Google Android dan iOS di luar China, Huawei akan memiliki tugas berat untuk meyakinkan pengguna untuk beralih.