Joox Jalin Kerja Sama ke Berbagai Operator Indonesia

Layanan streaming musik Asia terkemuka JOOX dan perusahaan teknologi mobile Fortumo mengumumkan kemitraan penagihan operator langsung.

Indonesia adalah negara pertama yang meluncurkan layanan ini: semua klien seluler prabayar dan pascabayar dari Indosat Ooredoo, 3 dan Smartfren sekarang dapat membayar JOOX melalui solusi Fortumo di mana biaya JOOX akan ditagihkan ke akun seluler pengguna.

Menurut Bank Dunia, hanya 2% orang yang memiliki kartu kredit sementara 53% sudah memiliki smartphone di Indonesia. Ini berarti mayoritas orang yang mengakses konten online tidak memiliki sarana untuk membayarnya. Penagihan operator menyelesaikan masalah ini dengan membuat informasi pribadi online online atau mendaftar untuk akun tambahan apa pun.

JOOX VIP adalah platform berbayar dari JOOX dan memberi pengguna manfaat maksimal. Pengguna dapat mengakses semua lagu tanpa iklan dan pembatasan, mendengarkan dengan kualitas musik maksimal, mengunduh lagu favorit, menonton acara online live streaming khusus. JOOX VIP mulai dari IDR 25.000 per minggu hingga IDR 509.000 per tahun, maka dengan memiliki kemitraan penagihan operator memberikan pengguna lebih banyak fleksibilitas untuk membeli hak VIP dari telepon mereka.

Benny Ho, Direktur Senior Pengembangan Bisnis, Tencent

“Kami senang bekerja sama dengan Fortumo untuk menawarkan pengguna kami mendapatkan akses dan mengunduh jutaan lagu secara legal dengan berlangganan JOOX VIP. Kami percaya ini adalah langkah maju yang signifikan dalam mempromosikan permintaan, musik legal, melalui kolaborasi dengan metode pembayaran terkemuka yang digunakan oleh jutaan orang Indonesia.”

Andrea Boetti, VP Pengembangan Bisnis, Fortumo

“Asia Tenggara adalah wilayah yang berkembang pesat untuk layanan digital karena audiens yang haus konten mencari hiburan. Layanan streaming berhasil meningkatkan basis pengguna mereka di wilayah tersebut, tetapi mengubah pengguna ini menjadi pelanggan yang membayar hampir tidak mungkin dilakukan dengan metode pembayaran tradisional.”

Data Seluler Menjadi Pendapatan Terbesar Indosat Ooredoo

PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) meraih laba positif pada tahun 2017 lalu dengan pertumbuhan sebesar 2.8 persen yang bernilai sekitar Rp. 1.1 trilliun.

Ada pun kesuksesan yang diraih oleh Indosat ini sebagian besar didapat dari penjualan paket data seluler. Pertumbuhan akan kebutuhan paket internet harian untuk smartphone yang kian bertumbuh membuat layanan paket data Indosat membantu pendapatan Indosat. Dari tahun 2017 lalu, pengguna paket data internet Indosat naik 40,2 persen dibandingkan tahun 2016 lalu. Angka 40,2 persen ini setara dengan Rp 14,5 triliun.

Pada tahun 2017 lalu, hanya dari sektor multimedia, komunikasi data, dan internet (MIDI) hampir 10 persen. Tercatat pendapatan MIDI mencapai Rp 4,51 triliun pada 2017.

CEO Indosat, Joy Wahjudi mengatakan, keberhasilan yang dicapai oleh Indosat ini karena program transformasi operasional dan organsisasi selama tahun 2017 berhasil dijalankan dengan baik.

Keuntungan untuk terus mengembangkan layanan

Setelah mendapatkan keuntungan, pihak Indosat Ooredoo tidak mau terlena begitu saja. Perbaikan demi perbaikan yang masih perlu dilakukan pada beberapa sektor terus digenjot demi pencapaian lebih baik lagi.

Penambahan Base Transceiver Station(BTS) menjadi salah satu prioritas yang dilakukan Indosat. Sebagai catatan, Indosat menambahkan sebesar 61.357 BTP pada tahun lalu dan ingin terus menambahkan untu kualitas lebih baik.

Target pembangunan BTS yang ingin dicapai oleh Indosat Ooredoo sendiri adalah pada daerah luar pulau Jawa.

Daerah luar pulau Jawa memang masih memiliki permasalahan jangkauan yang perlu dibenahi. Masih banyak daerah-daerah diberbagai wilayah diluar pulau Jawa yang butuh penanganan khusus terkait layanan jaringan dari Indosat Ooredoo.

Tahun 2016 Indosat baru memiliki 85 juta pelanggan seluler, dan di 2017 naik menjadi 110 juta. Dengan tren positif ini, bukan tidak mungkin jumlah ini akan kembali meningkat di tahun 2018 ini.

Indosat Ooredoo Luncurkan Kartu Perdana Khusus Turis China

Indosat Ooredoo secara resmi meluncurkan kartu perdana untuk turi asal China. Bekerja sama dengan WeChat, anak perusahaan Tencent salah satu provider terbaik di Indonesia ini menyediakan kartu perdana untuk wisatawan asal China yang sedang berada di Indonesia.

Group Head Digital Services Indosat Ooredoo, Syofya Ilham mengatakan bahwa kartu perdana ini akan memudahkan bagi wisatawan China untuk mengakses aplikasi favorit mereka.

Ketika berada di Indonesia, mereka tetap bisa beraktivitas internetan secara bebas, mengakses aplikasi favorit mereka, dan berkomunikasi seperti ketika saat berada di negara sendiri,

Kemudahan yang ditawarkan oleh Ooredoo ini membuat wistawan China yang akan ke Indonesia dapat menggunakan aplikasi favorit seperti sedang di negera sendiri. Layanan yang ditawarkan oleh Ooredoo untuk turis asal China yang melancong ke Indonesia yaitu Indosat Ooredoo WeChat Go 2GB dan Indosat Ooredoo WeChat Go 5GB. Dengan menggunakan kartu perdana dari Ooredoo, turis asal China akan mendapatkan harga miring serta kualitas terbaik.

WeChat Go 2GB dan Indosat Ooredoo WeChat Go 5GB

Seperti nama paketnya, memang ini merupakan kerja sama dengan perusahaan asal China, WeChat. Aplikasi ini merupakan aplikasi chatting yang sangat populer di China bahkan di Indonesia sendiri.

Ada pun keuntungan yang didapat dari WeChat Go 2GB yaitu kuota utama internet sebesar 2GB dengan masa aktif selama 8 hari dan gratis nelpon ke China selama 30 menit.

Untuk WeChat Go 5 GB akan mendapatkan kuota utama internet sebesar 5GB dan akan berlaku hingga15 hari dan juga mendapatkan bonus gratis nelpon ke China selama 60 menit.

Penggunaan internet sendiri memang menjadi kebutuhan penting bagi orang modern. Dengan adanya internet maka dapat membantu banyak hal khususnya saat sedang berada di luar negeri.

Indosat Ooredoo turut membantu pemerintah Indonesia menghadirkan layanan internet murah berkualitas. Bukan hanya untuk orang Indonesia itu sendiri, namun untuk warga negara asing pun demikian. Layanan kartu perdana Ooredoo untuk warga China yang sedang berlibur di Indonesia adalah langkah awal. Tentu saja Ooredoo selaku perusahaan seluler besar Indonesia menyiapkan gebrakan baru seperti yang sudah ada sebelumnya.

Indosat Ooredoo Habiskan 6,4 Triliun Rupiah Untuk Tingkatkan Jaringan

Indosat Ooredoo mempersiapkan dana besar demi meningkatkan jaringan internetnya. Total dana sebesar 6.4 triliun rupiah telah dipersiapkan oleh perusahaan ini untuk melakukan investasi dalam bidang jaringan.

President Director & CEO Indosat Ooredoo, Joy Wahjudi mengatakan, bahwa 80 persen dari jumlah CAPEX digunakan untuk perluasan jaringan.

“Untuk mendukung komitmen ini, kami telah menambah CAPEX tahun ini menjadi Rp8 triliun, sebanyak 80 persen digunakan untuk investasi jaringan”

Dengan upaya yang terus dilakukan oleh Indosat ini, maka perluasan jaringan internet yang ditargetkan berada diluar Pulau Jawa dapat segera terelalisasi dengan cepat. Indosat Ooredoo memang masih memiliki segudang pekerjaan rumah dalam menyediakan berbagai kebutuhan internet yang ada dibeberapa wilayah di Indonesia.

Hingga saat ini, daerah-daerah selain Pulau Jawa memang beberapa terkendala oleh jaringan yang kurang stabil. Ada pun, Indosat yang telah memiliki beberapa titik jaringan diberbagai tempat di Indonesia ingin terus menambah dan meningkatkan layanan yang telah ada.

Juga melakukan modernisasi pada jaringan lama

Selain ingin menambah jaringan yang ada, Indosat juga mengalokasi dana tersebut untuk melakukan modernisasi pada jaringan lama yang telah digunakan.

Tentu saja dalam suatu kualitas yang baik, diperlukan perawatan dan peningkatan yang terus dilakukan. Modernisasi yang dilakukan oleh Indosat membuat jaringan yang telah ada akan semakin lebih baik dalam memberikan pelayanan yang ada.

Indosat juga menambahkan beberapa frekuensi baru. Total Indosat akan menambahkan frekuensi 15MHz pada frekuensi 2100 Mhz.

Peningkatan total yang dilakukan oleh Indosat akan merombak berbagai kebutuhan dan berbagai target yang memang ingin direalisasikan oleh Indosat tahun 2018 ini. Adapun saat ini, Indosat Ooredoo menjadi salah satu provider terbesar yang ada di Indonesia dengan cakupan luas yang sudah menyebar diberbagai daerah di Indonesia.

Cara Registrasi Ulang Kartu Ooredoo

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Komunikasi dan Informasi atau Kemenkominfo telah mengeluarkan aturan baru dalam penggunaan kartu seluluer. Peraturan ini adalah melakukan registrasi ulang atau daftar ulang sesuai dengan dokumen sah seperti Kartu Tanda Penduduk(KTP) dan Kartu Keluarga(KK). Pendaftaran ulang kartu ini akan berakhir pada akhir Februari atau tepatnya pada tanggal 28 Februari 2018 mendatang.

Ada pun pemerintah mengeluarkan peraturan pendaftaran ulang ini adalah untuk menekan angka penipuan yang sering menggunakan nomor ponsel. Di Indonesia sebelumnya memang sangat mudah membeli sebuah nomor dan dapat dengan mudah disalahgunakan. Ada banyak jenis penipuan yang terjadi terutama menggunakan nomor-nomor yang sangat mudah didapatkan. Melihat hal ini, pemerintah pun mengeluarkan aturan baru untuk mendaftarkan ulang kartu tersebut guna melindungi masyarakat dari tindakan yang ada.

Pendaftaran ulang ini juga dapat mengurangi kejahatan lain dengan memanfaatkan nomor ponsel. Dengan menggunakan data asli, maka apabila terjadi tindak pidana atau kriminal maka akan lebih mudah diatasi dan berantas.

Beberapa orang mungkin masih bingung bagaimana cara registrasi ulang kartu. Nah untuk registrasi ulang ini sendiri sebenarnya sangat mudah dan tidak perlu waktu yang lama. Kami memberikan beberapa tahapan cara melakukan registrasi ulang untuk pengguna Indosat Ooredoo.

Cara registrasi ulang Indosat Ooredoo

Untuk melakukan registrasi ulang kartu Indosat Ooredoo Anda sangatlah mudah. Anda dapat mengetik Pesan dengan format :

Format : ULANG#(16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)

Contoh : ULANG#123444445555#123455554444

Kirim SMS sesuai dengan format yang diminta dengan data yang Anda punya. Setelah itu, Anda dapat mengirimkannya ke nomor 4444.

Setelah mengirimkan SMS tadi, maka Anda akan mendapatkan SMS pemberitahuan apakah sudah berhasil mendaftar ulang atau belum. Jika mendapatkan SMS terjadi kesalahan, maka cek data-data yang Anda kirimkan tadi.

Ketika sudah berhasil, maka selamat kartu Indosat Ooredoo Anda telah berhasil didaftarkan ulang. Jika kartu Anda telah berhasil didaftarkan ulang, maka kini Anda dapat menggunakan nomor tersebut tanpa takut diblokir.

Bagi Anda yang belum mendaftarkan ulang nomor yang digunakan, sebaiknya daftarkan ulang sekarang sebelum nomor Anda diblokir karena batas waktu pendaftaran ulang hanya sampai 28 Februari 2018 nanti.

Indosat Berikan API Untuk Pengembang Lokal

Tak dapat dipungkiri saat ini merupakan salah satu era kemajuan yang paling pesat dalam dunia teknologi. Hari demi hari, teknologi yang ada semakin maju dan berkembang, ini membuat setiap pelaku usaha dan bidang lainnya berlomba-lomba untuk menciptakan inovasi.

Tentunya inovasi yang diciptakan oleh mereka yang berkecimpung tersebut adalah inovasi yang akan membantu manusia menjadi lebih mudah. Dan untuk itu pula Indosat melihat pengembang di Indonesia yang juga sangat maju membutuhkan dukungan lebih.

Indosat menghadirkan Indosat Wireless Innovation Contest(IWIC) yang merupakan acara yang diadakan oleh Indosat untuk kemajuan teknologi. Tahun 2017 ini, Indosat mengadakan IWIC dengan tema Digital Nation. Acara IWIC ini merupakan acara yang kedua, dimana pada tahun 2016 silam, IWIC baru dimulai oleh Indosat.

Memberikan dukungan pada pengembang lokal

Acara IWIC merupakan salah satu langkah yang diambil oleh Indosat dalam mendukung pengembang tanah air. Ini membuat para pengembang belajar dan berkompetisi dengan pengembang negara lain.

Pengembang dari Indonesia sendiri dapat dikatakan sebagai salah satu pengembang terbaik yang ada di Indonesia. Masih kurangnya dukungan total dari pemerintah membuat banyak pengembang yang tidak dapat melaju lebih jauh, dan IWIC menjadi salah satu cara yang Indosat hadirkan untuk dapat membantu para pengembang Tanah Air dapat berkembang dan lebih kompetitif.

Dalam acara ini pula, Indosat memberikan akses API(Application Program Interface) secara gratis kepada pengembang. Pemberian API Indosat ini merupakan langkah yang diambil oleh Indosat dalam rangka meningkatkan kualitas dari layanan Indosat Ooredoo.

Dengan memberikan pengembang lokal API tersebut, nantinya ini dapat dimanfaatkan oleh pengembang membuat aplikasi yang dapat membantu pengguna Indosat dalam penggunaan sehari-hari.

CEO Indosat sendiri mengatakan, salah satu tujuan dari API ini adalah memberikan wadah bagi pengembang lokal untuk dapat mendorong pertumbuhan aplikasi lokal.

Ooredo Miliki Jangkauan 4G Luas di Indonesia

Jaringan 4G menjadi hal yang terus dikembangkan dan diperluas ke seluruh Indonesia. Tentunya teknologi 4G menjadi hal yang penting karena memiliki kecepatan yang lebih tinggi jika dibanding dengan teknologi jaringan pendahulunya seperti 3G. Penyebaran 4G sendiri di Indonesia memang masih belum sepenuhnya merata, dan masih ada beberapa daerah yang belum mendapatkan akses untuk menikmati layanan 4G ini, namun pemerataan terus dilakukan sehingga tidak lama lagi, jaringan 4G ini diharap dapat tersebar merata di Indonesia.

Indosat Ooredoo sendiri menjadi salah satu provider terbaik di Indonesia. Ooredoo sendiri telah memiliki banyak jaringan 4G yang sudah tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Memang benarn bahwa 4G belum sepenuhnya tersebar ke seluruh Indonesia, namun Ooredoo telah memiliki banyak 4G tersebar di Indonsia.

Jaringan 4G Ooredoo sendiri telah dapat dinikmati diberbagai wilayah di Indonesia. Sudah banyak daerah yang telah merasakan kecepatan internet tinggi 4G Ooredoo diberbagai daerah. Ada pun hal pemerataan sendiri terus dilakukan oleh pihak Ooredoo untuk dapat menjangkau daerah terjauh di Indonesia.

4G yang murah dan berkualitas

Dengan dukungan 4G yang memiliki kecepatan internet lebih baik ketimbang pendahulunya, tentu yang menjadi pertanyaan harga dari layanan ini. Mungkin banyak orang yang langsung berpendapat bahwa untuk menggunakan 4G, harga yang dibayar lebih mahal. Tentu hal ini relatif dan setiap provider memiliki harga yang bervarisi. Bagaimana dengan Indosat Ooredoo?

Ooredoo sendiri sudah memiliki jaringan 4G yang tersebar diberbagai wilayah di Indonesia, dan hal yang tak kalah penting adalah soal harga. Ya, Ooredoo memiliki harga untuk sebuah paket data yang terbilang lebih murah dibandingkan dengan provider lainnya, namun untuk kualitas tidak perlu diragukan pula.

Murah dan berkualitas, 2 kata tersebut bisa digambarkan sebagai layanan yang dimiliki oleh Ooredoo. Untuk dapat langsung merasakan kecepatan internet dengan layanan 4G dan murah, gunakan Ooredoo sebagai paket data mu.

Satelit Indosat Akan Bantu Indonesia Menguasai Digital Asean

Indosat yang merupakan partner Pasifik Satelit Nusantara(PSN) dan Palapa Satelit Nusa Sejahtera (PSNS) baru-baru ini melakukan kerja sama dengan produsen Satelit asal China. Perusahaan asal China tersebut adalah Great Wall Industry Corporation atau CGWIC.

Kerja sama antara kedua belah pihak ini adalah disinyalir untuk terus meningkatkan layanan dari Indosat cs agar terus dapat menambah layanan terbaik. Pengorbitan ini pun sudah memiliki standarisasi dari Chinese DFH 4 Bus yang sudah terlebih dahulu lolos uji.

Adapun salah satu tujuan dari pembelian Satelit ini adalah untuk turut menjalankan misi dari pemerintah untuk menyediakan penyiaran dan broadband secara merata di seluruh Indonesia. Tentunya di era Digital seperti saat ini, kebutuhan jaringan semakin menjadi perhatian penting untuk dapat bersaing dengan negara lain. Negara lain pun melakukan hal yang sama dengan terus mengembangkan jaringan sehingga masyarakat luas dapat menikmati hal tersebut secara nyaman.

Satelit Indosat Akan Bantu Indonesia Menguasai Digital Asean

Indonesia sendiri memiliki target untuk menjadi negara terbesar di Asean dalam urusan Digital. Pengguna internet di Indonesia sendiri memang sangat besar. Pergerakan progres dari jumlah pertumbuhan pengguna internet di Indonesia sendiri tiap tahunnya terus mengalami kenaikan.

Satelit Indosat akan bantu Indonesia menguasai digital Asean. Dengan penambahan satelit Indosat akan berkontribusi dalam mewujudkan target Indonesia menjadi negara terbesar digital di Asean. Tentunya ini menjadi langkah konkrit yang dilakukan Indosat untuk dapat mewujudkan hal tersebut.

Palapa N-1 menjadi salah satu alternatif membantu Indonesia mewujudkan hal tersebut. Satelit ini juga nantinya dapat membantu perwujudkan dari target dari pemerintah Indonesia menjadi lebih cepat. Mendorong lebih cepat hal tersebut bearti mendorong target lebih dekat untuk dicapai dalam beberapa tahun ke depan.

Indosat Berbenah Hadapi Lonjakan di Lebaran

Indosat Berbenah Hadapi Lonjakan di Lebaran Bulan Ramadhan memang menjadi salah satu bulan yang paling ditunggu oleh masyarakat Indonesia bahkan yang bukan muslim sekalipun. Pada bulan puasa ini, banyak lonjakan yang terjadi dari berbagai aspek kehidupan. Hal itu pun terjadi pada jaringan yang biasanya mengalami lonjakan penggunaan dibanding dengan hari biasa.

Melihat fenomena yang sudah rutin terjadi setiap tahunnya, Indosast Ooredoo langsung berbenah untuk menghadapi puasa dan juga lebaran. Pada saat itu, biasanya akan terjadi kenaikan penggunaan jaringan dibandingkan dengan hari biasanya. Indosat sebagai salah satu perusahaan jaringan dan provider terbesar di Indonesia memperhatikan layanan tersebut dan tak ingin momen-momen penting untuk berkomunikasi rusak lantaran tidak terpenuhinya kebutuhan jaringan pada saat momen-momen tersebut.

Dengan perkiraan lonjakan yang bisa lebih dari 50%, Indosat melakukan penambahan dan memperbaiki segala hal yang dibutuhkan. Penambahan Base Transceiver Station (BTS) pun dilakukan untuk mengantisipasi pelonjakan tersebut.

Setidaknya Indosat akan menambah kapasitas data menjadi 7.344TB per hari, 37,5 juta Erlang perhari untuk suara dan 1,9 milliar sms per harinya. Penambahan ini nantinya akan membuat layanan Indosat Ooredoo tetap stabil meskipun akan terjadi lonjakan besar pada saat hari raya.

Ada pun tahun ini diprediksi pertumbuhan lonjakan akan terjadi sekitar 8 persen dibanding tahun sebelumnya. Antisipasi ini memang dibutuhkan mengingat pastinya akan terjadi lonjakan dalam pemakaian komunikasi pada hari Lebaran nanti.

Selain menambah layanan dari hari biasa, Indosat Ooredoo juga akan mengoptimalkan layanan Indosat Ooredoo Service Operation Center (ISOC). Layanan ISOC ini nantinya akan berguna untuk memantau aplikasi-aplikasi sehari-hari yang sering digunakan oleh para pengguna Indosat. Aplikasi-aplikasi itu seperti halnya WhatsApp, Faceboo serta sosial media yang tren lainnya.