Jelang MotoGP 2022, Telkomsel Perkuat 4G dan Bawa 5G ke Mandalika

Ajang MotoGP 2022 akan segera digelar pada 18-22 Maret mendatang di sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ini akan menjadi kali ketiga ajang MotoGP digelar di Indonesia. Sebelumnya, Indonesia pernah menjadi tuan rumah pada tahun 1996 dan 1997. Dapat dipastikan bahwa ajang balap motor bergengsi tersebut akan dibanjiri ribuan penonton baik lokal maupun mancanegara.

Untuk memenuhi kebutuhan akses internet para penonton, Telkomsel telah memastikan kesiapan jaringan 4G/LTE di Mandalika. Akses internet ini tak hanya untuk penonton , tapi juga dapat dinikmati oleh masyarakat di kawasan Mandalika. 

Direktur Network Telkomsel, Nugroho, mengatakan saat ini telah dilakukan penambahan 68 BTS 4G di kawasan Mandalika. Dengan penambahan ini, total telah ada 382 BTS 4G untuk melayani kebutuhan broadband masyarakat di Mandalika. Menurut Nugroho, optimalisasi jaringan akan dibarengi dengan penambahan kapasitas dan penguatan kualitas di seluruh BTS 4G tersebut. 

Titik-titik optimalisasi tersebut juga menjangkau area penginapan, medical center, bandara, tempat destinasi wisata, pelabuhan, lokasi wisata kuliner, serta venue MotoGP 2022 di Mandalika International Street Circuit. Penambahan dan penguatan ini diharapkan dapat menjangkau area yang diperkirakan akan terjadi lonjakan trafik broadband mendekati waktu pelaksanaan MotoGP 2022.

Khusus di kawasan sirkuit sendiri, Telkomsel telah menambah enam unit Compact Mobile BTS (COMBAT) untuk menguatkan kapasitas dan kualitas jaringan. Penambahan unit COMBAT dilakukan untuk memperlancar aktivitas internet dan digital tim operasional Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan tim peserta balap motor dalam sesi pra musim MotoGP 2022 tanggal 11-13 Februari 2022.

Rupanya tak hanya internet 4G. Telkomsel juga memastikan akan membawa jaringan 5G di sirkuit internasional Mandalika dengan sejumlah use case teknologi jaringan seluler generasi kelima. Nugroho mengatakan bahwa hal ini merupakan bagian dari dukungan Telkom Group akan  digitalisasi di salah satu destinasi wisata super prioritas yang juga menjadi tempat perhelatan MotoGP 2022, yakni Mandalika.

Sebagai informasi, Telkomsel merupakan operator telekomunikasi yang menggelar layanan 5G pertama di Indonesia. Kini kawasan Mandalika International Street Circuit akan dapat menikmati pengalaman akses jaringan ultra-broadband Hyper 5G Telkomsel.

Selama perhelatan MotoGP berlangsung pada 18-20 Maret 2022 mendatang, Telkomsel akan menggelar showcase “Telkomsel 5G Experience Center” yang dapat dinikmati oleh masyarakat serta pengunjung yang berada di kawasan sirkuit Mandalika. Beragam pengalaman internet 5G dapat dicoba langsung di lokasi. Antara lain Teknologi VR Tourism yang menampilkan keindahan destinasi wisata di NTB , AR Industrial Work Instruction untuk operasional industri otomotif, dan 5G Humanoid Robot.

Kemudian ada VR & Cloud Gaming yang menampilkan pengalaman gaming balap terkini dengan teknologi VR atau Cloud, VR Training & Collaboration untuk kebutuhan kolaborasi dan pelatihan virtual dalam industri otomotif, serta 5G Remote Control Drone yang menampilkan remote surveillance untuk berbagai kebutuhan.

Selain itu, Telkomsel juga akan menyediakan booth penjualan yang ditempatkan di sejumlah titik di jalur utama, serta menggandeng para mitra reseller yang ada di sekitar kawasan sirkuit Mandalika. 

Beragam layanan yang disediakan seperti penjualan paket data dan voucher fisik internet dengan harga terjangkau, isi ulang pulsa, upgrade/ganti kartu SIM, serta Telkomsel Orbit yakni layanan internet rumah berbasis Wifi. Telkomsel juga menghadirkan layanan edukasi fitur self-provisioning kartu SIM untuk layanan 5G. Fitur ini dapat diakses melalui aplikasi MyTelkomsel. 

Untuk warga negara asing yang akan hadir di kawasan tersebut, Telkomsel juga menyediakan layanan untuk membantu melakukan registrasi prabayar.

Menkominfo Minta Operator Hapus Layanan 3G di Indonesia

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate meminta operator seluler untuk menghapus layanan 3G. Kebijakan tersebut dimaksudkan agar perusahaan operator seluler fokus kepada layanan 4G secara bertahap guna menopang konektivitas di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) di Indonesia.

Menurut Menkominfo, jaringan 4G merupakan tulang punggung dalam melakukan konektivitas di Indonesia. Saat ini terdapat lebih dari 83 ribu desa/kelurahan di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.548 di antaranya belum tersentuh jaringan telekomunikasi 4G atau blank spot, dengan rincian 9.113 di wilayah 3T, sementara sisanya sebanyak 3.435 desa/kelurahan di wilayah komersial termasuk di daerah ibu kota negara tepatnya di Kepulauan Seribu. Walaupun terlihat kecil dari sisi persentase, namun jika dilihat dari sebaran masyarakat, jumlah ini termasuk setengah dari Indonesia.

Menkominfo meminta penghapusan 3G alih-alih 2G karena penggunaannya yang berbeda. Jaringan 2G digunakan untuk komunikasi suara. Sementara jaringan 3G merupakan komunikasi data, tetapi dengan kecepatan koneksi yang lebih lambat dari 4G. Inilah yang menjadi alasan agar operator seluler secara bertahap menghapus layanan 3G dan digantikan dengan 4G. Menurutnya, penyebaran layanan 4G secara merata ke seluruh wilayah Indonesia tidak bisa menunggu hingga 3G selesai secara alami, melainkan harus dengan cara mengakhiri layanan 3G secara bertahap.

Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) terus melakukan pembangunan BTS 4G di wilayah 3T. Menkominfo juga mengingatkan masyarakat jangan kaget apabila nantinya kecepatan internet tinggi ada di wilayah 3T tersebut.

Sementara itu, para operator seluler mengeluarkan pernyataan terkait permintaan Menkominfo untuk menghapus layanan 3G.

Telkomsel melalui General Manager External Corporate Communications, Aldin Hasyim menyatakan akan mengikuti kebijakan/arahan yang kelak dikeluarkan pemerintah. Telkomsel juga memastikan untuk tetap menjaga kualitas layanan kepada pelanggan secara optimal.

Sementara Group Head Corporate Communications XL Axiata, Tri Wahyuningsih mengatakan, pihaknya akan selaras dengan arahan pemerintah sebagai wujud komitmen untuk meningkatkan kualitas jaringan dan layanan 4G. XL juga telah melakukan penataan ulang teknologi yang digunakan dari 3G ke 4G secara bertahap di sejumlah wilayah tertentu demi memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi pelanggan dalam menggunakan layanan data.

Indosat Ooredoo pun menyatakan komitmen untuk terus memberikan pengalaman telekomunikasi digital terbaik bagi pelanggannya. SVP Corporate Communications Indosat Ooredoo, Steve Saerang mengatakan bahwa Indosat akan melanjutkan ‘Turnaround Strategy’ dengan menghadirkan layanan 4G, termasuk di daerah non-3T, untuk mempercepat transformasi digital di Indonesia. Tahun ini Indosat Ooredoo memperluas layanan 4G di 124 desa terpencil non-3T. Pada tahun 2022, Indosat menargetkan untuk menggelar layanan 4G di 645 desa terpencil sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah untuk memenuhi cakupan layanan jaringan 4G di seluruh Indonesia. Steve juga menuturkan bahwa seiring dengan perkembangan smartphone dan kehadiran 5G di Indonesia, Indosat akan mendorong pelanggan untuk memaksimalkan layanan 4G yang lebih unggul. Di samping itu, Indosat juga terus melakukan edukasi kepada pelanggan layanan 3G mengenai manfaat yang akan dinikmati dengan berpindah ke layanan 4G. 

Di sisi lain, saat ini layanan 5G telah hadir di Indonesia. Namun penggelaran jaringan generasi kelima tersebut masih dalam tahap awal dan dengan keterbatasan. Pada tahun 2021, baru ada tiga operator seluler yang menyediakan layanan 5G, yaitu Telkomsel, Indosat Ooredoo, dan XL Axiata. Layanan tersebut juga baru dapat dinikmati di beberapa area/wilayah tertentu di Indonesia.

Promo Menarik Operator Seluler di Ramadhan 2021

Trafik layanan telekomunikasi, khususnya internet, biasanya melonjak pada momen Ramadhan dan Idul Fitri. Lonjakan trafik tersebut biasanya terjadi menjelang dan saat Idul Fitri. Terlebih lagi karena masa pandemi, larangan mudik telah diberlakukan sejak tahun lalu. Hal ini menyebabkan penggunaan internet khususnya untuk panggilan video semakin tinggi. Silaturahmi saat Lebaran yang biasanya dilakukan secara langsung, kini berubah menjadi silaturahmi virtual melalui aplikasi video call atau video conference.

Untuk menghadapi hal ini, berbagai operator seluler di Indonesia meluncurkan berbagai penawaran menarik. Selain dengan memperkuat kualitas dan jaringan layanan, bermacam promo dan paket internet murah turut dihadirkan oleh penyelenggara jasa layanan seluler.

Nah, apa saja promo menarik yang hadir pada tahun ini? Berikut adalah daftarnya. 

  1. Telkomsel

Salah satu operator seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel, kembali menawarkan promo menarik bagi pelanggan setianya di bulan Ramadhan ini.

Dari kategori paket internet, Telkomsel menawarkan paket data Combo seharga Rp 100.000,00 yang terdiri dari data 10GB, 100 menit telepon, 100 SMS ke sesama pengguna Telkomsel, serta tambahan kredit sebesar Rp 10.000,00. Paket ini dapat dibeli melalui channel partner bank pilihan. Adapun bank mitranya yaitu BCA, BSI, BTN, Bank Muamalat, Bank Sumut, Bank Kalbar, Bank Kalteng, Bank Nagari, Bank Kaltimtara, Bank Kalsel, Bank Mega, BPD Bali, serta Bank Sulselbar.

Promo ini berlaku untuk 2 periode. Periode pertama pada 12-15 April 2021 dan periode kedua pada 19-22 April 2021.

Telkomsel juga menyiapkan sejumlah loyalty program untuk para pelanggannya. Dalam penawaran terbaru program loyalty dari Telkomsel yang disiapkan di momentum Ramadhan 2021 dan Idul Fitri 2021 atau yang di Telkomsel disebut dengan nama RAFI 2021 tersebut, bahkan terdapat promo cashback sampai 70%. Program loyalty ini bisa diperoleh dengan melakukan pembelian paket lewat aplikasi MyTelkomsel.

  1. Hutchison 3 Indonesia (Tri)

Tak ketinggalan, Tri Indonesia menghadirkan program khusus untuk 40 juta pelanggannya. Program bertajuk #TriBerkahBerlipat ini menawarkan berbagai promo menarik. Di antaranya yaitu Paket Buka Sahur, di mana pelanggan dapat melakukan pembelian paket hingga 50GB dengan harga terjangkau mulai dari Rp 3.000,00.

Selanjutnya ada Tebus Murah Kuota 50GB. Untuk setiap pembelian Kuota Happy 12GB/18GB/25GB selama program berlangsun di Bulan Ramadan, pelanggan Tri bisa melakukan tebus murah kuota 50GB mulai dari Rp 500,00.

Ada pula berbagai promo cashback yang ditawarkan. Untuk pembelian paket KeepOn + Viu di Shopee dengan pulsa Tri, pelanggan akan mendapatkan cashback 60% tanpa minimum transaksi. Sementara untuk transaksi pembelian pulsa menggunakan GoPay, pelanggan mendapatkan cashback hingga 50% untuk minimal transaksi Rp 16.000,00.

  1. Indosat Ooredoo

Dengan tajuk #SilaturahmiTanpaHenti, Indosat Ooredoo menawarkan Freedom Internet dengan diskon hingga 40% melalui aplikasi myIM3, e-Commerce, minimarket, perbankan, mengetik di ponsel *123#, maupun mitra penjualan IM3 Ooredoo.

Selain itu pelanggan juga bisa mendapatkan promo diskon lainnya di channel pembelian favorit, ada juga promo khusus jika melakukan aktivasi kartu perdana Freedom Internet 8GB di mitra outlet terdekat.

  1. Smartfren

Smartfren menawarkan Extra Unlimited Malam Full Speed yang otomatis aktif setiap hari pada jam 01.00 – 05.00 WIB pada saat sahur selama bulan Ramadhan. Benefit ini dapat dinikmati oleh seluruh pengguna paket Smartfren Unlimited dan Kuota Nonstop. Selain itu, pelanggan juga berkesempatan untuk mendapatkan hadiah langsung dengan mengikuti program Rejeki WOW Treasure Hunt. Caranya adalah dengan menginstal aplikasi Smartfren dan memulai perburuan harta karun dengan bertransaksi seperti isi ulang pulsa, bayar tagihan Pascabayar atau membeli paket apapun.

Cara Cek Kuota Belajar Gratis Semua Operator

Bantuan kuota Internet dari pemerintah untuk program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kini telah mulai disalurkan. Bantuan kuota belajar yang dibagikan secara gratis untuk seluruh pelajar dan tenaga pengajar di Indonesia mulai didistribusikan September lalu, dan rencananya akan diberikan tiap bulan hingga Desember 2020.

Besarnya kuota Internet gratis yang dibagikan pemerintah ini berbeda-beda, tergantung dari jenjang pendidikannya. Untuk siswa PAUD mendapatkan bantuan kuota 20 GB per bulan, yang terdiri atas 15 GB kuota belajar dan 5 GB kuota umum.

Untuk pelajar SD hingga SMA mendapatkan bantuan kuota sebesar 35 GB per bulan yang terdiri atas 30 GB kuota belajar dan 5 GB kuota umum. Guru akan mendapatkan kuota 42 GB per bulan, yaitu 37 GB kuota belajar dan 5 GB kuota umum. Sedangkan untuk mahasiswa dan dosen akan mendapatkan kuota gratis sebesar 50 GB, yang terdiri atas 45 GB kuota belajar dan 5 GB kuota umum.

Cara mendapatkan kuota gratis ini adalah dengan melalui sekolah atau instansi pendidikan lainnya. Daftarkan nomor HP yang digunakan untuk belajar dan pihak sekolah akan mendaftarkan nomor tersebut untuk menerima bantuan kuota.

Bagi yang belum mendapatkan kuota, segera hubungi sekolah. Bagi yang sudah mendaftarkan nomornya di sekolah, coba cek kuota Internet di HP dengan cara ini sesuai operator yang dipakai.

  1. Indosat Ooredo

Pastikan nomor Indosat Ooredo Anda terdaftar di sekolah atau kampus, dan pihak sekolah telah mendaftarkan nomor Anda di Kemendikbud.

Untuk mengetahui apakah nomor Anda sudah menerima bantuan kuota, coba cek melalui panggilan ke nomor *123*075# atau melalui aplikasi IM3.

  1. Tri

Nomor Tri juga dapat didaftarkan untuk mendapatkan kuota Internet pendidikan gratis. Tri Indonesia juga memberikan kuota tambahan 30 GB bagi pelajar. Jika sudah mendaftarkan nomor Tri Anda, cek kuota pendidikan yang didapatkan melalui panggilan ke nomor *123*10*3# atau dapat dilakukan pengecekan kuota melalui aplikasi Bima+.

  1. XL dan Axis

Untuk nomor XL dan Axis dapat melakukan pengecekan kuota belajar melalui nomor *123#, kemudian pilihlah Info > Info Kartu XL ku > Cek Kuota > Terus Belajar.

Pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi myXL, myPrio, atau AxisNet.

  1. Telkomsel

Untuk pelanggan Telkomsel, selain akan mendapatkan kuota pendidikan gratis dari Kemendikbud, juga dapat menikmati kuota tambahan dari Telkomsel sebesar 10 GB. Untuk pengecekan kuota dapat dilakukan dengan dial *888# atau dari aplikasi MyTelkomsel.

Perbandingan Provider Seluler Internet Di Indonesia

Sejauh ini sebulan di Indonesia! Pada bulan Desember, ketiga telcos meluncurkan jaringan LTE 4G mereka secara komersial di negara ini. Namun, layanan ini tidak diluncurkan secara nasional dan menawarkan kecepatan yang berbeda.

Kali ini, Tech in Asia akan memberikan perbandingan side-by-side dari koneksi 4G LTE yang ditawarkan oleh tiga telkom: Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat, serta dari penyedia layanan internet Bolt.

Koneksi

Agar bisa menggunakan koneksi 4G di Indonesia, Anda harus menggunakan smartphone 4G-ready. Untuk terhubung ke jaringan 4G dari operator, pengguna di Indonesia harus terlebih dahulu menukarkan kartu SIM di pusat layanan masing-masing, dan kemudian berlangganan ke paket data tertentu. Untuk Bolt, Anda bisa menghubungkan modem 4G melalui smartphone 4G, atau langsung menggunakan kartu SIM Bolt yang hanya kompatibel dengan smartphone Bolt sendiri.

Kecepatan dan cakupan area

Speed-wise, XL Axiata adalah nomor satu, menjanjikan kecepatan internet hingga 100Mbps. Tempat kedua menuju Bolt dengan kecepatan hingga 72Mbps. Telkomsel dan Indosat berada di urutan ketiga dengan kecepatan “hanya” hingga 36Mbps. Itu masih merupakan dorongan bagus untuk kecepatan maksimum operator tahun lalu di 3G, yang mencapai 14,4 Mbps.

Perhatikan bahwa kecepatan koneksi internet di Indonesia cukup rendah pada umumnya karena minimnya infrastruktur, sehingga meski angka di atas terlihat layak, ternyata Anda masih bisa mendapatkan koneksi yang lambat. Kecepatan yang disebutkan diiklankan “sampai”, yang berarti mereka dapat dan mungkin akan berjalan lebih lambat.

Untuk cakupannya, Bolt memimpin dengan melayani 750.000 pengguna di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Telkomsel, operator terbesar di negara ini, mencakup beberapa wilayah di Jakarta dan Bali. Sementara XL Axiata kebanyakan memberikan kecepatan 4G di Bogor, Medan, dan Yogyakarta. XL masih menggelar uji coba 4G di Jakarta, sebagian besar hanya mencakup kawasan Kelapa Gading di Jakarta Utara. Cakupan Indosat cukup kecil: beberapa area di sekitar distrik Monas, Thamrin, dan Sudirman Jakarta.

Tidak diragukan lagi, operator akan memperluas cakupannya ke lebih banyak kota di Indonesia tahun depan.

Harga

Ini cukup sulit untuk membandingkan harga 4G antara operator dan Bolt, karena masing-masing penawaran memiliki bonus kuotanya sendiri dan durasi penggunaan. Tapi untuk perbandingan, ini adalah harga di Jakarta untuk periode 30 hari (perhatikan bahwa harga untuk paket data di bawah dapat berubah dalam beberapa bulan ke depan):

PENYEDIA DATA QUOTA PROVIDER

Telkomsel (Simpati) 1GB, ekstra 1GB di 3G Rp 75.000
XL Axiata 4GB di 4G, ekstra 4GB di 2G dan 3G Rp 99.000
Indosat 13GB Rp 99.000
Bold 6GB (30 hari) dan 8GB (14 hari) Rp 100.000

Jadi begitulah, Bolt bukan lagi satu-satunya pemain yang menawarkan koneksi mobile 4G di Indonesia. Tiga telcos besar sekarang bersaing satu sama lain untuk memberikan kecepatan internet yang lebih cepat kepada netizen, dan sayangnya, pengguna mungkin tidak mendapatkan lebih banyak data rate seiring berjalannya waktu.

CEO Indosat Alexander Rusli meminta semua operator untuk menaikkan harga rencana data mereka, sementara saingannya Telkomsel dan XL Axiata memasang iklan yang mengganggu di dalam layar telepon pengguna untuk memeras tingkat pengembalian yang lebih tinggi dari pelanggan mereka.